Kacang
panjang merupakan tumbuhan yang dijadikan sayur atau lalapan.
Ia tumbuh dengan cara memanjat atau melilit. Bagian yang dijadikan sayur atau
lalapan adalah buah pokok tersebut. Ia mudah didapati di kawasan panas di Asia.
Klasifikasi
:
Divisi
: Spermatophyta
Sub
divisi : Angiospermae
Kelas
: Dicotyledoneae
Bangsa
: Rosales
Suku
: Leguminosae
(Papilionaceae)
Marga
: Vigna
Jenis
: Vigna
cylindrica (L.) Skeels
Nutrisi
Kacang
Panjang adalah sumber protein yang baik, vitamin A, thiamin, riboflavin, besi,
fosfor, kalium, vitamin C, folat, magnesium, dan mangan.
Nilai
gizi kacang panjang (mentah) per 100 g (3.5 oz)
Energi
: 196 kJ (47 kcal)
Karbohidrat
: 8 g
Diet
serat : 3,6 g
Lemak
: 0 g
Protein
: 3 g
Persentase
yang relatif ke US rekomendasi untuk orang dewasa. Sumber: USDA Nutrient Database
Dalam
ukuran porsi 100 gram kacang terdapat 47 kalori, 0 gram lemak total, kolesterol
0 mg, natrium 4 mg (0% nilai harian), 8 gram karbohidrat total (2% nilai
harian), dan 3 gram protein (nilai harian 5%). Ada juga 17% DV vitamin A, 2% DV
besi, 31% DV vitamin C, dan 5% DV kalsium. (Persen nilai harian berdasarkan
diet 2000 kalori nilai harian individu bisa lebih tinggi atau lebih rendah
tergantung pada kebutuhan kalori masing-masing.)
Sebagai Obat
Selain
sebagai masakan, ternyata Kacang Panjang juga dapat digunakan sebagai bahan
obat-obatan untuk mengobati beberapa penyakit seperti diantaranya :
antikanker, kanker payudara, leukemia, antibakteri, antivirus, antioksidan,
gangguan saluran kencing, peluruh kencing, batu ginjal, mencegah kelainan
antibodi, meningkatkan fungsi limpa, meningkatkan penyatuan DNA dan RNA,
meningkatkan fungsi sel darah merah, beri-beri, demam berdarah, kurang darah,
sakit pinggang, rematik, pembengkakan, meningkatkan nafsu makan, dan sukar
buang air besar.
Cara
pengolahan kacang panjang untuk mencegah dan mengatasi beberapa penyakit
seperti:
·
Pembengkakan:
200 gram kacang panjang + 20 gram bawang putih + gula merah secukupnya dimasak
menjadi sup dan dimakan secara teratur.
·
Peluruh kencing :
150 gram seluruh bagian tumbuhan kacang panjang + 30 gram kulit semangka
direbus dengan 600 cc air hingga tersisa 200 cc saring airnya dan diminum.
·
Sakit pinggang :
200 gram biji kacang panjang + 20 gram jahe merah + 25 gram kencur direbus
dengan 500 cc air hingga tersisa 200 cc saring airnya dan diminum.
·
Meningkatkan
stamina, cepat lelah: 100 gr kacang panjang + 5 buah angco dibuang bijinya
+ 25 gram kencur direbus dengan air 600 cc air hingga tersisa 200 cc, saring
lalu tambahkan madu secukupnya, airnya diminum, angco dan kacang panjangnya
dimakan.
·
Batu ginjal:
200 gram kacang panjang + 200 gram asparagus diblender dengan air secukupnya
hingga tertampung 200 cc lalu direbus hingga mendidih dan airnya diminum hangat
-hangat.
·
Kurang darah
(anemia): 200 gram kacang panjang + 100 gram anggur + hati ayam secukupnya
dimasak sesuai selera, dimakan secara teratur.
·
Menambah nafsu
makan: 100 gram kacang panjang + 40 gram temulawak + 3 buah kiam boi/sun
boi direbus dengan air secukupnya, saring lalu airnya ditambakan madu secukupnya
dan diminum.
·
Sembelit:
200 gram kacang panjang + 100 gram daun ubi jalar dimasak sesuai selera dimakan
secara teratur.
·
Antikanker:
kacang panjang + buncis + brokoli + wortel masing-masing secukupnya dimasak
menjadi tumisan dengan ditambah bumbu-bumbu hingga matang, dimakan secara
teratur.
Catatan:
Lakukan 2 kali sehari secara teratur dan tetap konsultasi ke dokter
Sumber lain menyebutkan, Kacang panjang mengandung enam antosianin (sianidin
3-O-galaktosida, sianidin 3-O-glukosida, delfinidin 3-O-glukosida, malvidin
3-O-glukosida, peonidin3-O-glukosida, dan petunidin 3-O-glukosida), flavonol
atau glikosida flavonol (kaempferol 3-O-glukosida, quersetin, quersetin
3-O-glukosida, kuersetin 3-O-6′-asetilglukosida) (Wong and Chang, 2004),
aglikon flavonoid (kuersetin, kaempferol, isorhamnetin) (Lattanzio et al.,
2000). Daun dan akarnya mengandung saponin dan polifenol (Hutapea, 1994).
Selain itu juga mengandung protein, karbohidrat, lemak, serat, kalsium, besi,
fosfor, potasium, sodium, vitamin B1, vitamin B2, vitamin C, dan niasin (Handri
and Rafira, 2003). Kandungan senyawa-senyawa di dalam kacang panjang ini
berperan dalam proses proliferasi, diferensiasi, dan sintesis protein di sel
target yang berbeda-beda. Secara empiris, tanaman kacang panjang dimanfaatkan
untuk merawat dan memperbesar payudara.
Sumber
:
Wikipedia.org
http://ccrcfarmasiugm.wordpress.com/ensiklopedia/ensiklopedia-tanaman-anti-kanker/k/kacang-panjang/
Wikipedia.org
http://ccrcfarmasiugm.wordpress.com/ensiklopedia/ensiklopedia-tanaman-anti-kanker/k/kacang-panjang/
0 komentar:
Posting Komentar